Ban Michelin cocok untuk Pulsar?

Motor Pulsar-01

Seorang blogger bernama http://calmkid.wordpress.com menulis artikel dengan judul “Ukuran Ban Ideal Untuk Pulsar” dimana dia sebagai penulis sempat bingung mencari calon pengganti ban depan. Berikut ini isi tulisannya yang dikutip MotoBikerz.com dari halaman ini.

Ada beberapa kandidat ban yang menjadi pilihan, diantaranya :

  1. Battlax BT45 : Ban ini dari banyak keterangan memiliki performa & keawetan yang bagus dan sudah banyak dibuktikan kehandalannya oleh baik rider dalam dan luar negeri. Harganya lumayan mahal dibandingkan ban lokal, untuk ukuran terkecil velg diameter 17” yaitu 100/80 dihargai Rp. 440.000. Namun rekomendasi dari Bridgestone ukuran 100/80 adalah untuk velg 2.5”, walaupun velg 1.85” masih dalam batas toleransi terbawah tapi penulis memutuskan tidak jadi memilih ban ini demi keamanan karena kemungkinan bentuk ban akan mendonat seperti IRC RX01 100/80.
  2. FDR XR Evo : Ban ini sudah saya pakai di ban belakang ukuran 130/70 (walaupun dari web FDR seharusnya rekomendasinya untuk velg ukuran 3.5”sedangkan velg belakang Pulsar 180 2.5”), grip ban ini di kondisi kering maupun basah cukup baik dibanding sewaktu ban standar MRF, terutama di kondisi basah. Walaupun bentuknya agak mendonat karena ukuran velg masih standar tapi overall masih nyaman dipakai sehingga saat ini diganti (walau sempet rencana ganti).
  3. Michelin Pilot Street : Berdasarkan info yang saya dapat Michelin ini dulunya yang mensupply ban MotoGP dan dari banyak review luar negeri Michelin ini kualitasnya 11-12 dengan Bridgestone (Battlax series), bahkan dari beberapa forum di luar negeri saya mendapati katanya tidak kalah dengan BT45/BT 92 sekalipun (walaupun ini mungkin subjektif). Seri Pilot Street ini produk baru, saya juga dapat infonya dari blog mas IWB. Karena penasaran dari banyak info ban ini sangat baik performanya dalam kondisi jalan basah atau kering, juga harganya yang di bawah Bridgestone (BT45) akhirnya saya putuskan untuk pilih ban ini. Untuk ukuran 90/80 (ukuran standar Pulsar) seharga Rp. 299.000 di Planet Ban, jika dibanding BT45 Rp 405.000 lumayan hemat 100 ribu lebih.

Lalu bagaimana performa Michelin Pilot Street ini? lagi-lagi tidak ada alat ukur yang pasti untuk pengujian ini, tidak ada juga track khusus untuk pengujian, jadi pakai jalanan umum saja & hasilnya berdasarkan feeling rider. Berikut hasil pengamatan & feeling rider terhadap ban Michelin ini :

Michelin Pilot Street

Compund Ban: dari keterangan yang tertera ban yang berbahan utama silica ini berjenis medium compound, bila dibandingkan BT 45 compoundnya lebih empuk namun terasa kokoh dan permukaanya terasa keset, mirip FDR XR tapi sedikit lebih padat.

Flexibilitas: Ban ini uniknya universal bisa digunakan depan & belakang, alur depan dan belakang dibuat berbeda jika ingin dipasang di depan dan belakang (sesuai petunjuk arah di ban, front dan rear)

Grip: Kemampuan ban mencengkram kuat aspal di segala kondisi sangat diperlukan terutama demi keamanan & kenyamanan berkendara. Jika dibandingkan ban depan sebelumnya IRC RW RX 01 (mungkin karena agak mendonat juga sebelumnya) dan ban MRF, saya merasakan grip Michelin Pilot Street sangat memuaskan. Baik di kondisi aspal kering, semi basah, basah, jalan kurang rata performa ban ini saya rasa sangat baik, kendaraan berjalan stabil di kondisi jalanan kurang rata tidak seperti IRC RX01 yang kadang suka oleng. Saat melakukan rebah juga (tidak ekstrim, ga berani) motor berjalan stabil.

Sekian pengalaman singkat produk baru Michelin ini di ban depan Pulsar, penulis memang tidak banyak referensi karena tidak banyak ban yang dicoba sehingga tidak banyak bisa compare dengan ban-ban yang ada misal BT45, FDR XR. Pengalaman tiap orang mungkin berbeda-beda karena banyak faktor tapi setidaknya inilah gambaran umum yang bisa saya share.

Untuk masalah keawetan klaim dari Michelin 30% lebih awet dari produk sebelumnya Pilot Road 2 karena infonya Pilot Street ini pengembangan dari Pilot Road 2 yang dikenal juga memiliki performa baik. Kalau saya tidak lupa, saya akan review lagi hasilnya setelah 10rb KM. Ini bukan promosi atau juga menjelek-jelekkan merk lain, karena saya juga tidak dibayar oleh siapa pun dan pengalaman tiap rider, tiap motor mungkin berbeda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *