Shell Advance Lanjutkan Kampanye “LIBAS TANTANGAN KITA”

Shell Indonesia terus memberikan dukungan bagi para bikers dalam melakukan aktivitasnya sehari-hari melalui program kampanye bertajuk “Shell Advance – Libas Tantangan Kita”. Dalam hal ini Shell Advance mengapresiasi bikers yang berani melibas tantangan dalam menebarkan kebaikan untuk kehidupan.

Peluncuran program kampnye ini berlangsung hari ini (19/6/2019) di bilangan Jakarta Selatan dengan melibatkan Rio Dewanto selaku duta merk Shell Advance, para aktifis bikers, dan komunitas dari Jakarta dan Bandung serta mengundang Mansetus Balawala.

Mansetus, adalah seorang pria tangguh asal Larantuka, NTT yang meminjamkan motor untuk digunakan para dokter, bidan, dan mantri dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat terpencil di daerahnya. Tidak itu saja Mansetus juga melakukan perawatan unit kendaraan tersebut secara gratis.

“Program kampanye Shell Advance – Libas Tantangan ini merupakan dukungan bagi para pahlawan tanpa tanda jasa seperti Pak Mansetus kemudian guru, mekanik di daerah yang telah berkontribusi terhadap masyarakat sekitar,” ujar Dian Andyasuri, Direktur Pelumas PT Shell Indonesia.

Dian menambahkan Shell Advance ingin memberikan dukungan, menyebarkan semangat positif dan mengajak para pengendara motor untuk berani melibas tantangan dan melalui rintangan untuk meraih kesuksesan dan membantu sesama.

Shell mendapat informasi bahwasanya angka kematian ibu dan anak di daerah Flores sejak era 2000-an cukup tinggi. Ini karena keterlambatan tenaga medis mencapai lokasi pasien serta akibat minimnya akses transportasi, sehingga Mansetus berinisiatif mengambil langkah mendirikan Yayasan Kesehatan untuk Semua (YKS) NTT bersama beberapa rekannya.

Yayasan ini memperkenalkan program peminjaman sepeda motor untuk membantu kegiatan operasional petugas kesehatan di lapangan. Cara ini diharapkan dapat membantu mendekatkan akses kesehatan kepada masyarakat dan menolong lebih banyak jiwa.

“Dengan mengendarai motor, para bidan, mantri, dan dokter bisa lebih cepat dan mudah menjangkau warga terutama saat situasi darurat,” ujar Mansetus, yang sejak tahun 2007 menjadi ketua YKS NTT.

Upaya Mansetus tak hanya sampai disitu karena ia juga memberikan pelatihan berkendara bagi bidan dan mantri, serta menyediakan jasa bengkel gratis bagi motor-motor yang dipinjamkan kepada petugas. Terkadang Mansetus pun membantu mengantarkan dokter dan bidan setempat menembus wilayah pedalaman untuk memberikan pelayanan kesehatan.

Hingga saat ini, YKS NTT telah memiliki 14 sepeda motor yang siap membantu para petugas kesehatan mendatangi dan memberikan layanan kesehatan bagi lebih dari 32.000 warga yang hidup di 44 desa Larantuka, Nusa Tenggara Timur.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *