Pebalap AHRT Kumandangkan Indonesia Raya di ARRC Buriram

Pada kelas Asia Production (AP) 250 diraih oleh Rheza Danica Ahrens berhasil merebut podium pertama pada race pertama Sabtu (26/3). Sedangkan pada race kedua. Minggu (27/3) ”The Silent Boy” ini mampu finish ke-3. Rheza pun telah mengumpulkan 41 poin dan memimpin klasemen sementara pebalap.

”Saya menjalani balapan ketat di seri perdana ARRC tahun ini. Tekanan sangat kuat dan terus berlangsung sejak awal hingga akhir balap. Podium pertama pada race 1 dan podium 3 pada race 2 sangat penting untuk saya dan tim. Selain menjaga perolehan poin, saya senang Astra Honda ada di podium dalam dua race. Semoga putaran berikutnya terus konsisten dalam persaingan juara,” ujar Rheza.

Podium selanjutnya diraih Andi Farid Izdihar akrab disapa Andi Gilang di kelas supersports (SS)600. Dia mempersembahkan podium tertinggi di kelas ini pada race pertama, Sabtu (26/3). Sayang, Gilang terpaksa menghentikan perjuangannya pada race kedua karena kehilangan kendali dan terjatuh saat dirinya sedang memimpin balapan, Minggu (27/3), dia pun melanjutkan balapan dan dinyatakan finish ke-12.

Total poin yang dikumpulkan Andi sebanyak 29 poin dan berada di posisi ke-3 klasemen sementara pebalap. ”Senang sekali saya bisa mempersembahkan podium 1 untuk tim dan Indonesia pada race pertama. Saya kurang beruntung di race kedua walaupun saya sempat memimpin beberapa lap. Terimakasih untuk tim, mekanik, yang bisa membuat saya tampil baik di Buriram,” ujar Gilang.

AHM juga mengirimkan pebalap di ajang Thailand Talent Cup (TTC) 2022, salah satu ajang penjenjangan pertama ke luar negeri setelah pebalap binaan dinyatakan punya bekal dan lulus dari Astra Honda Racing School.

Seri pertama TTC 2022 diselenggarakan bertepatan dengan seri perdana ARRC 2022 di Chang International Circuit, Thailand. Sedianya AHM siap dengan dua pebalap, namun hanya Decksa Almer Aflarezel yang melakukan debut. Chessy Meilandri tidak hadir karena alasan kesehatan.

Pada penampilan perdananya ini Decksa mampu menunjukkan hasil dari pembinaannya di AHRS. Saat sesi kualifikasi, pebalap 13 tahun dari Ciamis itu mampu start ke-7. Pada balap pertama dan kedua, dirinya sanggup menjaga performa dan berhasil finish ke-6.

”Balap pertama saya di Thailand memberikan pelajaran sangat penting. Tidak hanya faktor teknik seperti pemahaman sirkuit dan balapan dengan motor prototype saja, tapi juga hal lain seperti attitude dan mental yang sangat penting dalam balapan. Saya yakin, putaran berikutnya, saya bisa kompetitif dan mengeluarkan potensi secara maksimal,” ujar Decksa

Your comment: