Mario Iroth dengan Honda Africa Twin Melintas Guatemala

Mario Iroth, Sang Penjelajah Bermotor tengah menjelajah keliling dunia menggunakan Honda CRF1000L Africa Twin. Perjalanan dengan tagline Wheel Story Season 6 ini menjelajahi wilayah Benua Amerika yang mengawali perjalanannya dari Chili. Berikut ini ceritanya saat sudah menempuh total jarak 30.498 Km, memasuki hari ke-745 saat memasuki berada di wilayah Guatemala.

Saat usai eksplore peradaban maya di Tikal, Guatemala ada pulau Flores, sampai kota tua Antigua, Mario merasa masih ada yang kurang. Dia mendengar kabar ternyata dekat tempat dia tinggal di Flores Peten ini ada banyak hidden gems (Permata Tersembunyi) atau keindahan alam yang tersembunyi.

“Kondisi alamnya yang masih natural banget yang bisa saya kunjungi bersama si Rumba a.k.a Honda Africa Twin motor kesayangan alias tempatnya bisa diakses dengan kendaraan roda dua sampai mentok ke tempatnya,” ujar Mario.

Pertama ada pantai yang tersembunyi di salah satu sudut danau Peten Itza ini. Riding menuju kesananya sejauh 25 Km melewati kawasan hutan lebat yang pastinya masih ada Jaguar dan binatang liar lainya. Kemudian setengah perjalanannya, jalan aspal berubah jadi loose gravel.

“Tapi saya nikmati aja, walaupun jalan menuju kesananya sepi yang penting aman dari begal. Nah, kira-kira setengah jam naik motor dari flores mengitari danau Peten Itza trus tibalah di desa San Miguel, mampir makan siang dulu disana sambil rehat sejenak. Perut udah kenyang langsung lanjut offroad masuk hutan kira-kira 3 km trus sampailah di Playa Chechenal,” lanjut Mario.

Ternyata lokasinya keren banget dan dan masih asri. Menurut Mario, terasa berada di pantai privasi atau milik pribadi, cuma bayar biaya masuk 5 Quetzal atau sekitar 10 ribu rupiah sudah bisa menikmati indahnya pantai disini. “Benar-benar puas banget, pulangnya ambil shortcut aja dengan naikin si Rumba ke Perahu sebelum malam,” tambah Mario.

Tak selang beberapa hari bersantai di penginapan, Mario dapat info lagi dari si pemilik penginapan kalau ada hidden gems lagi yang wajib didatangi anak motor. Mumpung masih berada sini, jaraknya sekitar 67 Km ke arah selatan.

“Mumpung cuaca lagi bagus-bagusnya nih, kenapa gak gas kesana aja sambil turing, sambil refreshing. Sebetulnya nih jalan sama seperti jalan yang dari arah selatan saya ambil menuju Flores, tapi ada masuk dikit dari desa Las Cruses ambil jalan tanah lagi menuju tempat rekreasi namanya Yaxtunila. Dan benar saja, sungai yang airnya jernih banget sampai dasarnya pun terlihat,” jelas Mario.

Ada tempat yang lebih terkenal lagi tidak jauh dari situ, namanya Crater Azul. Tapi harus naik perahu buat menuju kesana, “karena saya gak tega ninggalin si Rumba jadi pilihanku ke Yaxtunila ini biar Rumbanya bisa mejeng langsung di tepi sungai sambil mau foto cantik bareng motor kesayangan juga nih,” ujar Mario.

Ternyata masuk ke tempat tersebut gratis, hanya beberapa orang lokal aja yang piknik di situ. “Jadi asyik buat healing healingan nih guys. Gak rugi emang ngebolang ke sini asal kita harus bawa jajan dan air minum dari kota, karena jangan harap ada warung yang jualan segala jenis makanan dan minuman disini. Tapi dengan begitu tempat wisata kayak gini jadinya tentram, bersih dan alamnya tetap terjaga. Salut saya buat masyarakat disini yang terus melestarikan kawasan wisata disini,” tutup Mario.

Your comment: