Aspal Belitung sangat mempesona, bikerz pasti gas pol

IMG_5363

Motobikerz.com selama dua hari (Jumat-Sabtu, 23-24 Mei 2014) diajak Ducati Superbike Owners (DSO) untuk meliput kegiatan mereka di Belitung (klik Google Map), dan ternyata Belitung sangat mempersona bro. Motobikerz.com kagum dan bangga punya daerah seperti Belitung

Disini Motobikerz akan bercerita dari sisi seorang rider motor sekaligus seorang driver yang menikmati jalan aspal Belitung yang mulus-mulus banget di Belitung.

Dengan pesawat Sriwijaya Air, akhirnya Motobikerz bersama rombongan bikerz DSO tiba di Bandar Udara H. As. Hanandjoeddin Tanjung Pandan pada hari Jumat pagi (23/5) sekitar pukul 08.00. Dengan menggunakan bus, kemudian rombongan bergerak menuju kota Tanjung Pandan dengan jarak  sekitar 15 KM dan waktu tempuh 30 menit.

Wow.. begitu masuk ke jalan raya sudah terlihat begitu mulusnya jalanan aspal yang dilewati Motobikerz bersama rombongan. Saat itu di benak Motobikerz sudah berkecamuk rasanya ingin merasakan sendiri nikmatnya naik sepeda motor di Belitung, tapi apa daya kedatangan Motobikerz ke Belitung dalam rangka liputan.

IMG_5293

Jalanan mulus, lebar, dan masih sepi kendaraan bermotor baik roda empat maupun roda dua. Saat itu motobikerz hanya terpaku menikmati pemandangan yang ada sambil mendengarkan suara Pak Madong sebagai pendamping rombongan DSO yang menjelaskan seluk beluk, maupun wisata yang dimiliki Belitung.

Rasa decak kagum terus berlanjut hingga bus masuk ke kota Tanjung Pandan, pasalnya jalanan tetap mulus dan tidak ada kemacetan. Tanjung Pandan adalah sebuah kecamatan di Kabupaten Belitung, Kepulauan Bangka Belitung yang sekaligus menjadi ibukota dari Kabupaten Belitung.

Sebagai ibukota Belitung seharusnya kota ini besar, ternyata tidak demikian. Kota ini nyaris seluas kota Cibinong, artinya ngga besar-besar amat bro.

Singkat kata bus romobongan DSO berputar satu kali di sebuah taman yang ada patung batu sebagai ikon pusat kota Tanjung Pandan serta melihat komplek ruko unik dengan nama Kawasan KV. Senang Tajung Pandan.

IMG_5303

Setelah itu bus berhenti di sebuah ruko yang dipadati dengan beberapa microbus Toyota Hi Ace, dimana microbus tersebut banyak dipakai atau disewa oleh para wisatawan saat berkunjung ke Belitung.

Kunjungan pertama adalah wisata kuliner sekaligus sarapan pagi, yaitu “Mie Belitung ATEP” yang berada di Jl. Sriwijaya No. 27 Tanjung Pandan. Katanya inilah mie khas Belitung yang terkenal disana, selain itu ada juga Mie NyongChoi yang bisa dibungkus dibawa pulang dengan pesawat, dibungkus pakai daun dengan isi baso ikan dan otak-otak. Wuih sedap bro..

Setelah cukup kenyang makan Mie Atep, kemudian rombongan DSO menuju Hotel Grand Hatika yang beralamat di Jl. Kemuning A16, Belitung yang ditempuh hanya 5 menit saja dari Mie Belitung Atep, artinya jarak ini sangat dekat. Sesampainya di Hotel Grand Hatika, terlihat moge anggota DSO diparkir berderet di halaman parkir.

Motobikerz bersama rombongan DSO mengurus check in hotel yang sudah diatur oleh EO (event organizer). Karena ada pihak EO maka jadwal diatur cukup ketat, dan rombongan DSO pun harus segera meninggalkan hotel untuk berangkat menuju kawasan wisata di Belitung, sementara itu para bikerz DSO harus bersiap-siap diatas motornya.

Dalam acara pelepasan hadir petugas Kepolosian RI Belitung, bahkan dua motor patwal dari Kepolisian RI Belitung ikut dikerahkan untuk mengawal rombongan moge DSO. Persis di jalan depan hotel semua bikerz DSO sudah siap untuk dilepas berangkat touring di Belitung sekaligus sebagai ajang pengenalan kondisi jalan Belitung.

Sebelum start, pihak Kepolisian Belitung memberikan pesan-pesan Safety Riding kepada seluruh anggota DSO sekaligus foto bersama dengan spanduk bertuliskan “Jadilah Pelopor Keselamatan Berlalulintas dan Budayakan Keselamatan Sebagai Kebutuhan” ditambah dengan gambar telunjuk.

IMG_5369

Setelah itu, peserta DSO dilepas untuk riding experience di jalan Belitung menuju kawasan wisata Pantai Tanjung Kelayang, terus melakukan aksi Bakti Sosial, dan lanjut makan siang di kota Manggar, Ibukota Belitung Timur. Disini motobikerz hanya bisa melongo kepergian bikerz moge menikmati jalan di Belitung, dan motobikerz hanya bisa menikmati dari mobil.

Rombongan mobil kemudian bergerak menuju arah utara yaitu ke Pantai Tanjung Kelayang yang jaraknya 26 KM dari Hotel Grand Hatika. Lagi-lagi pikiran motobikerz yang duduk di mobil terus berkecamuk melihat situasi dan kondisi jalan Belitung. Benar-benar nikmat bro buat para bikerz merasakan sensasi riding.

Tiba di Pantai Tanjung Kelayang sudah terlihat para bikerz DSO sedang istirahat bersantai menikmati keindahan alam pantai yang sangat mempesona. Oh ya.. asal tau saja, bikerz moge DSO memang sudah tiba lebih dulu dari pada rombongan mobil yang tiba belakangan.

IMG_5379

Usai menikmati keindahan Pantai Tanjung Kelayang, kemudian rombongan bergerak dengan jarak hanya 5 KM dari Tanjung Kelayang menuju ke Pondok Pesantren Daarul Arofah untuk aksi bakti sosial. Secara simbolis diserahkan satu box sumbangan dan juga amplop yang berisikan uang tunai.

Lagi, rombongan DSO berlanjut dengan motornya tour speed riding menuju Kota Manggar Belitung Timur dengan jarak 70 KM dari tempat baksos. Sebagian besar rute yang dilewati adalah bekas galian timah yang sudah menjadi kolam. Menariknya jalanan sepi tetapi jalan tetap mulus, walaupun ada yang rusak tapi hanya sedikit sekali.

Sekitar pukul 13.00 rombongan sudah DSO sudah tiba di Restaurant Vega Kota Manggar Belitung Timur. Disini kami menikmati santap siang berupa seafood yang menjadi makanan special warga Belitung.

Sesudah itu rombongan DSO melanjutkan perjalanan menuju A1 sebuah tempat yang berada di bukit dengan pemandangan laut kearah Timur. Lokasi ini punya sejarah sejak jaman Belanda dan dikenal dengan nama Bukit Samak A1. Dari ketinggian bukit para bikerz DSO menyaksikan pantai dan laut yang membentang luas. Wow indahnya bro.

IMG_5439

Usai berfoto sejenak di Bukit A1, bikerz DSO melanjutkan perjalanan menuju lokasi syuting Film Laskar Pelangi yang mengambil tempat di sebuah bangunan kayu yang berada di Gantung Belitung Timur. Lagi, jalan menuju ke Laskar Pelangi sangat mulus dan mantap di geber.

Setelah cukup lama berfoto di Laskar Pelangi, akhirnya bikerz DSO melajutkan speed riding-nya menuju ke arah penginapan Hotel Grand Hatika di Tanjung Pandan dengan jarak 70 KM. Di rute inilah moge DSO digeber yang diikuti oleh beberapa rekan dari Belitung CBR Club.

Lagi-lagi Motobikerz hanya bisa menikmati dengan duduk didalam mobil bukan riding motor, dan ternyata kondisi jalan Rute Tengah Belitung ini sangat bagus sekali. Dijamin para bikerz gas pool habis, konon cerita dari anak-anak DSO mereka rata-rata main digigi 6 bisa meraih speed antara 180-200 KM/jam.

Pada pukul 16.30 para bikerz DSO sudah tiba dengan selamat di Hotel Grand Hatika. Demikian pula motobikerz tiba dengan mobil tumpangan Toyota Rush sekitar pukul 17.00 yang dikemudikan oleh Bro Rizky asal Belitung mulai dari arah Manggar hingga balik ke Tanjung Pandan.

IMG_5469

Dalam obrolan dengan Bro Rizky sebagai warga Belitung, terungkap beberapa hal penting mengapa para bikerz DSO koq bisa gas pol atau speed riding di Belitung dan inipun membuat motobikerz menjadi sadar setelah sampai di Tanjung Pandan, yaitu:

  1. Belitung adalah pulau tambang timah (yang ngga ada urusan dengan tambang timah pasti ogah ke Belitung)
  2. Belitung tidak ada angkot (warga kebanyakan punya motor sendiri)
  3. Belitung minim angkutan bus
  4. Belitung minim dari warga pendatang, kecuali wisatawan
  5. Belitung diminati oleh turis karena Panorama Pantai
  6. Belitung memiliki jalan-jalan yang bagus karena Pemprov Belitung lagi berbenah mengangkat wisata
  7. Belitung sangat menjanjikan untuk wisata sepeda, touring bikerz, dan mungkin kehadiran supercar untuk menjajal (khususnya di jalan sepi seperti Rute Tengah Belitung, Rute Bekas Tambang, dan beberapa rute yang bisa dipilih sesuai medan dan jarak).

Singkat cerita yang belum pernah datang monggo silalhkan datang ke Belitung, dijamin keren. Ngga bakal nyesel bro..

ALBUM FACEBOOK: Arrival + Start Touring Belitung + Pantai Tanjung Kelayang + BAKSOS + Manggar Belitung Timur + Laskar Pelangi + Jalan Rute Tengah Belitung

7 thoughts on “Aspal Belitung sangat mempesona, bikerz pasti gas pol

  1. […] Informasi lengkap tentang kegiatan Ducati Superbike Owners (DSO) silahkan klik halaman TT Isle of Belitung 2014 dan juga halaman Aspal Belitung Yang Mempesona. […]

  2. […] Beberapa point yang dicatat oleh oleh OTOSL.com setelah melihat Belitung, bahwa pulau Belitung dengan luas mencapai 4.800 km² atau 480.010 ha ini masih relatif sepi, tetapi memiliki akses jalan yang mulus (bagus). Bagaimana kondisi jalan di Belitung dapat disimak pada artikel “Aspal Belitung sangat mempesona, bikerz pasti gas pol“. […]

  3. […] Asyik bener.. ngga heranlah para riders DSO pada gas pol di Belitung! Baca juga artikel “Aspal Belitung sangat mempesona“. […]

  4. […] Kawasaki Z1000 ketika berkunjung ke lokasi shooting film Laskar Pelangi dalam rangkaian ikut touring keliling Belitung bersama Ducati Superbike Owners (DSO) pada Jumat […]

  5. […] (DSO) di Belitung secara lengkap. Pada Jumat 23/5 mereka ikut speed touring marasakan sensasi Aspal Belitung dan makan siang di Manggar Belitung […]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *