Motobikerz – Jika MotoGP™ adalah soal keberanian mengerem paling akhir di tikungan, maka lifestyle adalah soal keberanian tampil paling depan saat visor dibuka. Itu yang coba disatukan Police.
Brand lifestyle di bawah De Rigo Group ini resmi mengumumkan Enea Bastianini sebagai brand ambassador global hingga 2027. Bukan sekadar tempel logo di helm, ini adalah marriage antara dua karakter yang sama-sama menolak jadi abu-abu.
Bastianini, rider Red Bull KTM Tech3 berjuluk “The Beast”, memang bukan tipe pembalap gimmick. Gayanya sederhana, tegas, autentik. Di lintasan dia buas, di luar lintasan dia pemalu. Dualisme itu yang bikin Police kepincut.
“Enea merepresentasikan dengan sempurna karakter dan target konsumen kami. Dia bukan anak-anak lagi, tapi dia sangat berani dan sangat agresif di lintasan. Julukannya adalah ‘The Beast’. Namun dalam kehidupan sehari-hari, dia sosok yang hangat dan sedikit pemalu. Ini adalah perspektif baru dari nilai-nilai Police, dan Enea sangat cocok merepresentasikannya,” ujar Valentina Olivier, Regional Marketing Manager for APAC at De Rigo di Jakarta, Selasa (6/10/2026).
Kalau di motor ada istilah powerband, maka Bastianini adalah powerband-nya Police: meledak di RPM tinggi, tapi tetap controllable.
36 Tahun di Indonesia, Police Makin Ngegas
Untuk pasar Indonesia, langkah ini bukan coba-coba. PT INTIKATAMA sudah jadi distributor resmi Police Eyewear selama 36 tahun.

“Selama 36 tahun, kami melihat Police sebagai brand dengan karakter yang kuat, passionate, dan berani. Kami percaya Police memiliki potensi besar untuk terus berkembang di Indonesia. Kolaborasi dengan Zac Efron sebagai global ambassador dan Enea Bastianini di MotoGP hingga 2027 semakin memperkuat karakter Police,” kata Giorgio Pratadaja, Direktur PT INTIKATAMA.
Menurut Giorgio, karakter Bastianini sangat klop dengan image yang ingin dibangun Police, apalagi dengan demam MotoGP yang tidak pernah turun di Indonesia. Ibarat ganti dari knalpot standar ke full-system, kolaborasi ini bikin suara brand jadi lebih bulat dan lebih didengar.
POLICE UNLOCKED: Saat Elang Tidak Lagi Sekadar Logo
Highlight kolaborasi ini adalah Police Unlocked. Police tidak lagi memperlakukan elang sebagai pin ditempel. Di koleksi ini, eagle diolah jadi arsitektur struktural eyewear.
Detail metal yang menghubungkan front frame ke temples dibentuk seperti sayap terbuka. Bukan ornamen, tapi sasis. Seperti winglet di MotoGP, fungsional sekaligus intimidatif.
Tiga frame Police yang dipilih langsung oleh Bastianini antara lain: SPLU77 – The Holeshot, SPLU78 – The Urban Apex, dan SPLU79 – The Overtake Geometris.
Ketiga varian kolaborasi ini dirilis dalam jumlah terbatas.
Dari Paddock ke Street Style
Sepanjang 2026, Police akan hadir bersama Bastianini mulai dari paddock MotoGP™ di berbagai negara, official events hingga lifestyle moments di luar lintasan.
Indonesia diakui sebagai salah satu pasar terbesar Police di Asia Tenggara, dan besarnya basis fans MotoGP™ jadi momentum emas. Bahkan tidak menutup kemungkinan Police akan menggaet figur lokal lagi, mengikuti jejak kolaborasi dengan Chicco Jerikho beberapa tahun lalu.
Kecepatan dan gaya, adrenalin dan attitude, performa dan ekspresi diri. Di tangan Bastianini, elang Police akhirnya benar-benar terbang.